< Kembali

Daily News 14 November 2019

14 November 2019

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Neraca dagang Indonesia diprediksi akan semakin melebar pada Oktober dari posisi bulan sebelumnya yang diakibatkan penurunan ekspor dan impor. Melebarnya defisit neraca dagang Indonesia ini dipicu memburuknya kondisi perdagangan global dan melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia di tengah perselisihan dagang antara AS dan Cina.  Sebelumnya pada sembilan bulan pertama 2019, defisit neraca dagang Indonesia mencapai US$ 1.95 miliar. Hal ini merefleksikan penurunan harga komoditas utama milik Indonesia dan buruknya perdagangan global.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Presiden AS Donald Trump kembali menyerang the Fed  dengan pernyataan the Fed bersikap ragu-ragu dalam menurunkan suku bunga yang berdampak pada tertahannya laju pertumbuhan ekonomi serta penguatan bursa saham AS. Trump berpendapat The Fed seharusnya terus memangkas suku bunga agar AS bisa kompetitif di pasar global. Pernyataan Trump terakhir merujuk pada suku bunga di AS yang masih dianggap terlalu tinggi dibandingkan negara-negara maju lainnya. Trump ingin The Fed terus menurunkan suku bunga akan sehingga lebih banyak uang yang beredar di pasar, sehingga roda perekonomian diharapkan bisa lebih terpacu.

Kabar lainnya, perkembangan politik di Inggris, penentuan prospek negosiasi rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE). Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sebelumnya mengatakan tidak akan memperpanjang masa transisi Brexit yang akan berakhir Desember 2020. Nigel Farage mengatakan tidak akan bersaing untuk merebut 317 kursi parlemen yang dimiliki Partai Konservatif. Farage juga menyatakan bahwa partainya akan berfokus untuk menantang para politisi anti Brexit di wilayah-wilayah yang didominasi oleh partai Labour, golongan oposisi terbesar partai Konservatif. Pemilu yang masih lama mampu memberikan kekhawatiran bagi pelaku pasar. Untuk itu, pelaku pasar masih perlu mewaspadai segala kemungkinan perubahan lebih lanjut.

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika akan melangsungkan dengar pendapat terbuka tentang penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump pekan ini, dengan mendengar kesaksian tiga diplomat berpengaruh pada Rabu (13/11) dan Jumat (15/11). Partai Demokrat mengatakan dengar pendapat terbuka itu memungkinkan warga menilai kredibilitas saksi dan kesaksian mereka. Sementara Partai Republik kemungkinan akan berupaya mendiskreditkan proses pemakzulan dan kesaksian para saksi

Prediksi IHSG :
Bauran sentimen baik dari dalam negeri dan luar negeri kembali menyulitkan bagi IHSG untuk bisa keluar dari tekanan, mengingat faktor negatif kembali mendominasi sentimen bagi pasar.

Perspektif tenikal
Support Level :    6122/6101/6070
Resistance Level :   6173/6204/6225
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to up

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

GGRM: Trading Buy
• Close 54325, TP 54975
• Boleh buy di level 53825-54325
• Resistance di 54975 & support di 53825
• Waspadai jika tembus di 53825
• Batasi resiko di 53650

WSKT: Trading Buy
• Close 1475, TP 1500
• Boleh buy di level  1450-1475
• Resistance di 1500 & support di 1450
• Waspadai jika tembus di 1450
• Batasi resiko di 1435

WIKA : Trading Buy
• Close 1925, TP 1955
• Boleh buy di level  1895-1925
• Resistance di 1955 & support di 1895
• Waspadai jika tembus di 1895
• Batasi resiko di 1870

ISAT:  Trading Buy
• Close 3310, TP 3430
• Boleh buy di level  3220-3310
• Resistance di 3430 & support di 3220
• Waspadai jika tembus di 3220
• Batasi resiko di 3200

ICBP:  Trading Buy
• Close 11475, TP 11575
• Boleh buy di level  11375-11475
• Resistance di 11575 & support di 11375
• Waspadai jika tembus di 11375
• Batasi resiko di 11325

INCO:  Trading Buy
• Close 3440, TP 3510
• Boleh buy di level  3390-3440
• Resistance di 3510 & support di 3390
• Waspadai jika tembus di 3390
• Batasi resiko di 3350

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
PTPP, JSMR, ICBP, BBCA, PGAS,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya.