< Kembali

Daily News 21 Jan 2022

21 January 2022

*MARKET SUMMARY*

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
FRIDAY, 21 JANUARY 2022

HEADLINE NEWS
•    PTPP targetkan laba 2022 naik 18%
•    BBNI akan selesaikan tiga aksi korporasi
•    WSKT bersama Danareksa luncurkan program akselerasi kinerja
•    Perpanjangan PKPU GIAA disetujui
•    IPCC membukukan peningkatan layanan kargo alat berat
•    Anderson Investment kembali divestasi saham MPPA
•    SCMA tandatangani addendum perjanjian sewa aset
•    MEGA akan bagikan saham bonus
•    KRAS tingkatkan kepemilikan saham di Krakatau Posco
•    EPMT alihkan kepemilikan aset tak berwujud ke MGD
•    IPCM masih simpan dana IPO Rp77,8 miliar

VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Pelaksanaan APBN 2021 mencatatkan kinerja yang positif dan hal ini menggambarkan keseluruhan hasil dari strategi fiskal yang telah dilakukan. pendapatan negara di 2021 tumbuh 21,6% dibandingkan 2020 yang kontraksi 16%. Dengan peningkatan itu, sebagai sinyal recover dan rebound sangat kuat. Untuk pendapatan negara mencapai 114,9% dari target, dengan target awal adalah Rp1.743 triliun realisasinya mencapai Rp2.003,1 triliun. Belanja negara realisasinya mencapai Rp2.786 triliun yang juga di atas target pada APBN yaitu sebesar Rp2.750 triliun atau tumbuh 7,4%. Kinerja positif dari APBN 2021 juga terlihat dari keseimbangan primer, yang dalam hal ini realisasinya di Rp440 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan Rp633 yang ada di dalam Undang-undang APBN

Bank Indonesia (BI) akan mulai melakukan pengetatan kebijakan moneter atau normalisasi kebijakannya tahun ini. Kebijakan yang biasa disebut tapering ini diambil BI sebagai antisipasi kebijakan moneter ketat  yang juga akan dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (Fed).  Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebanyak empat kali sepanjang tahun ini. Kenaikan tersebut, diperkirakan terjadi mulai Maret 2021 mendatang. Kenaikan Maret 2022 probalitasnya tinggi.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, langkah untuk menurunkan tingkat rekor inflasi negaranya akan membutuhkan usaha keras. Tetapidiyakini, kenaikan harga akan mereda jika gangguan pada rantai pasokan dan masalah kekurangan komponen teratasi. Inflasi ada hubungannya dengan rantai pasokan. Orang-orang mengalaminya di pompa bensin, toko kelontong, dan di tempat lain. Biden mengatakan, ketentuan dalam usulan anggaran dalam program Build Back Better, yang terhenti di Kongres, akan memperbaiki situasi. "(Tetapi) itu akan sulit dan membutuhkan banyak pekerjaan.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan berpeluang koreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (21/01), karena dipicu oleh dominasi sentimen negatif baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pelaksanaan APBN 2021 mencatatkan kinerja yang positif dan hal ini menggambarkan keseluruhan hasil dari strategi fiskal yang telah dilakukan (+), 2) BI akan mulai melakukan pengetatan kebijakan moneter atau normalisasi kebijakannya tahun ini (-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan koreksi (-), 3) Indeks Wall Street pada Kamis (20/01) ditutup koreksi (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Bank Sentral Cina kembali memangkas suku bunga pinjaman bank pada Kamis (20/1) untuk meningkatkan laju ekonominya yang sedang tersendat (+), 2) Japan, Natl CPI YoY, Dec, naik menjadi 0.80% dari 0.60% (+) dan, 3) US, Leading Index, Dec, diperkirakan turun menjadi 0.80% dari 1.10% (-).

Perspektif tenikal 
Support Level :    6585/6554/6529
Resistance Level 6671/6712/6754
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TINS : Trading Buy
• Close 1440, TP 1470
• Boleh buy di level 1390-1440
• Resistance di 1470 & support di 1390
• Waspadai jika tembus di 1390
• Batasi resiko di 1360

ADRO : Trading Buy
• Close 2310, TP 2370
• Boleh buy di level  2240-2310
• Resistance di 2370 & support di 2240
• Waspadai jika tembus di 2240
• Batasi resiko di 2190

MEDC : Trading Buy
• Close 520, TP 560
• Boleh buy di level  500-520
• Resistance di 560 & support di 500
• Waspadai jika tembus di 500
• Batasi resiko di 490

PGAS :  Trading Buy
• Close 1305, TP 1325
• Boleh buy di level  1280-1305
• Resistance di 1325 & support di 1280
• Waspadai jika tembus di 1280
• Batasi resiko di 1260

TLKM :  Trading Buy
• Close 4220, TP 4280
• Boleh buy di level  4170-4220
• Resistance di 4280 & support di 4170
• Waspadai jika tembus di 4170
• Batasi resiko di 4130

PTPP :  Trading Buy
• Close 910, TP 925
• Boleh buy di level  890-910
• Resistance di 925 & support di 890
• Waspadai jika tembus di 890
• Batasi resiko di 890

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
TBIG, TOWR, MDKA, ARTO, TPIA.  

(Disclaimer ON) 


Baca laporan selengkapnya..