< Kembali

Daily News 22 Sep 2021

22 September 2021

*MARKET SUMMARY*

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
WEDNESDAY, 22 SEPTEMBER 2021

HEADLINE NEWS
•    ISAT siapkan standby buyer saham terkait merger
•    SCMA berencana akan stock split
•    KMDS akan membagikan dividen interim Rp7,5/saham
•    KIOS jalin kerjasama dengan 35 FMCG
•    PRIM akan buyback saham Rp10 miliar
•    Inter Jaya Corpora kurangi kepemilikan saham COCO
•    Anak usaha TOWR ubah perjanjain kredit
•    JKON tingkatkan modal ke Wika Tirta Jaya
•    Komisaris tambah kepemilikan saham PEHA
•    Anak usaha PORT raih pinjaman dari BMRI

VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri:
Kementerian Keuangan mencatat jumlah penduduk miskin pada 2020 mengalami peningkatan sebanyak 1,63 juta orang akibat pandemi Covid-19, sehingga total penduduk miskin hingga 27 Mei 2020 mencapai 26,42 juta orang. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan dengan pertambahan penduduk miskin tersebut, maka tingkat kemiskinan meningkat menjadi 9,78%, lebih tinggi dibandingkan tingkat kemiskinan 2019 yang di kisaran 9,41%. Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan pada 2021 dapat dijaga di kisaran 9,2% hingga 9,7%.

Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5%. BI juga mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen. Lalu suku bunga lending facility dipertahankan sebesar 4,25%. Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan. Di tengah prakiraan inflasi yang rendah dan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. BI, juga terus mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan demi menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Sekaligus mendukung upaya perbaikan ekonomi lebih lanjut melalui berbagai langkah.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada hari Senin bahwa akan mencabut larangan perjalanan Covid pada semua pelancong udara pada bulan November jika mereka sepenuhnya divaksinasi, diuji, dan pelacakan kontak. Pelonggaran pembatasan perjalanan, yang diberlakukan Donald Trump 18 bulan lalu ketika pandemi Covid-19 pertama kali meletus, merupakan perubahan besar bagi Biden dan memenuhi permintaan besar dari sekutu Eropa pada saat hubungan diplomatik yang tegang.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (22/09), ditengah variatifnya katalis baik dari internal maupun ekstenal bagi pasar BEI, sebagai berikut: Sentimen dalam negeri ; 1) Kementerian Keuangan mencatat jumlah penduduk miskin pada 2020 mengalami peningkatan sebanyak 1,63 juta orang (-), 2) BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI7DRR sebesar 3,5% (+), 3) Hasil stress test BI menunjukkan dampak  tapering off minim dibandingkan yang dilakukan pada 2013 (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan koreksi (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Selasa (21/09) ditutup beragam (+/-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak melemah (-), Sentimen global ; 1) OECD turunkan perkiraan pertumbuhan global yang diperkirakan meningkat sebesar 5,7% tahun ini, turun 0,1 poin persentase dari perkiraan sebelumnya (-), 2) Japan, BOJ Policy Balance Rate, Sep-22, diperkirakan tetap bertahan di posisi -0.10%  (+), 3) China, 1-Year Loan Prime Rate, Sep-22, diperkirakan tetap bertahan di posisi 3.85% (+) dan, 4) US, Existing Home Sales MoM, diperkirakan turun menjadi -2.7% dari 2.0% (-).

Perspektif tenikal
Support Level :    6015/5970/5943
Resistance Level :   6088/6114/6160
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down (-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

PGAS: Trading Buy
• Close 1120, TP 1150
• Boleh buy di level 1080-1120
• Resistance di 1150 & support di 1080
• Waspadai jika tembus di 1080
• Batasi resiko di 1050

BBNI: Trading Buy
• Close 5125, TP 5200
• Boleh buy di level  5050-5125
• Resistance di 5200 & support di 5050
• Waspadai jika tembus di 5050
• Batasi resiko di 4975

ICBP : Trading Buy
• Close 8300, TP 8425
• Boleh buy di level  8150-8300
• Resistance di 8425 & support di 8150
• Waspadai jika tembus di 8150
• Batasi resiko di 8050

TINS:  Trading Buy
• Close 1470, TP 1505
• Boleh buy di level  1450-1470
• Resistance di 1505 & support di 1450
• Waspadai jika tembus di 1450
• Batasi resiko di 1420

PTPP:  Trading Buy
• Close 1050, TP 1090
• Boleh buy di level  1030-1050
• Resistance di 1090 & support di 1030
• Waspadai jika tembus di 1030
• Batasi resiko di 1000

CTRA:  Trading Buy
• Close 905, TP 935
• Boleh buy di level  875-905
• Resistance di 935 & support di 875
• Waspadai jika tembus di 875
• Batasi resiko di 850

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
TLKM, ANTM, SMRA, WIKA, EMTK  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya