< Kembali

Daily News 25 June 2020

25 June 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan implementasi program Pemerintah mengenai subsidi bunga dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional melalui penyediaan data dan informasi debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan yang layak mendapatkan subsidi bunga serta melakukan sosialisasi bersama Kementerian Keuangan. Data dan informasi debitur yang disiapkan OJK antara lain melalui data SLIK (Sistem Layanan Informasi Kredit) yang sesuai kriteria pemberian subsidi bunga yang bisa digunakan Kementerian Keuangan melalui SIKP (Sistem Informasi Kredit Program) termasuk untuk memvalidasi data NPWP dan NIK serta pemenuhan persyaratan lainnya. OJK akan meminta perbankan dan perusahaan pembiayaan menyediakan daftar nominatif debitur yang pada waktunya ketika program ini dinyatakan berjalan oleh Kemenkeu, maka program ini dapat segera terealisir.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 mulai dari penanganan kesehatan atau pemulihan ekonomi nasional (PEN). Total alokasi anggaran yang dikucurkan pemerintah mencapai Rp695,2 triliun. Besarnya anggaran yang dikeluarkan pemerintah ini menyebabkan defisit APBN 2020 membengkak cukup signifikan. Jika dibandingkan dengan negara lain, jumlah dana yang dikeluarkan pemerintah untuk penanganan Covid-19 relatif kecil, hanya 4,2% dari PDB. Indonesia sendiri jika dibandingkan dengan negara G20, menempati posisi keempat terbawah. Stimulus yang dikeluarkan pemerintah hanya lebih tinggi dari Argentina, Meksiko, dan Rusia. PEN merupakan bagian dari kebijakan luar biasa yang ditempuh pemerintah untuk memitigasi eskalasi dampak pandemi COVID-19 dan perlambatan ekonomi yang tajam terhadap kesejahteraan masyarakat..

Sentimen pasar dari luar negeri :
Presiden AS Donald Trump mengungkapkan alasan negaranya tidak menjatuhkan sanksi yang lebih besar pada Cina terkait kamp konsentrasi Muslim Uighur. Hal itu karena AS terikat perjanjian perdagangan dengan Cina.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/06), dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang beragam bagi pasar saham di BEI, yakni; 1) anjloknya indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (24/06) yang dapat menjadi sentimen negatif bagi pasar regional Asia, 2) jumlah kasus Covid-19 yang melonjak tajam di sejumlah negara seperti Jerman dan wilayah padat penduduk AS. Namun, katalis positif bagi pasar domestik ini ; 1) rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS, dan 2) pemerintah menyuntikan dana puluhan triliun rupiah ke Bank BUMN.

Perspektif tenikal
Support Level :    4903/4842/4805
Resistance Level :   5002/5039/5100
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

ASII: Trading Buy
• Close 5000, TP 5125
• Boleh buy di level 4875-5000
• Resistance di 5125 & support di 4875
• Waspadai jika tembus di 4875
• Batasi resiko di 4800

BMRI: Trading Buy
• Close 5150, TP 5275
• Boleh buy di level  4960-5150
• Resistance di 5275 & support di 4960
• Waspadai jika tembus di 4960
• Batasi resiko di 4920

BBRI : Trading Buy
• Close 3120, TP 3200
• Boleh buy di level  3030-3120
• Resistance di 3200 & support di 3030
• Waspadai jika tembus di 3030
• Batasi resiko di 2990

PGAS:  Trading Buy
• Close 1130, TP 1170
• Boleh buy di level  1090-1130
• Resistance di 1170 & support di 1090
• Waspadai jika tembus di 1090
• Batasi resiko di 1060

ACES:  Trading Buy
• Close 1535, TP 1580
• Boleh buy di level  1500-1535
• Resistance di 1580 & support di 1500
• Waspadai jika tembus di 1500
• Batasi resiko di 1475

WSBP:  Trading Buy
• Close 204, TP 222
• Boleh buy di level  200-204
• Resistance di 222 & support di 200
• Waspadai jika tembus di 200
• Batasi resiko di 192

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
BBRI, BBTN, BBNI, TLKM, INDF, KLBF,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya