< Kembali

Daily News 26 Nov 2021

26 November 2021

*MARKET SUMMARY*

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
FRIDAY, 26 NOVEMBER  2021

HEADLINE NEWS
•    PALM jual seluruh sahamnya di PT Mutiara Agam Rp354,5 miliar
•    CLEO akan bagikan dividen interim Rp2,5 per saham
•    Protelindo lakukan tender wajib saham SUPR Rp15640/saham
•    ISAT bersama PT Transaksi Artha Gemilang luncurkan IMkas
•    TOPS raih kontrak baru senilai Rp58,8 miliar dari Pemerintah
•    YELO gandeng KIOS bangun infrastruktur digital
•    TBIG akan terbitkan obligasi Rp1,45 triliun
•    Salah satu pemegang saham kurangi kepemilikan saham CASH
•    Presiden direktur tambah kepemilikan saham AKRA
•    BRIS catatkan pembiayaan inrastruktur Rp13 triliun

VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri:
Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) tahun 2022 akan rendah. Hitungan bank sentral Indonesia itu, defisit transaksi berjalan berada di kisaran 1,1% Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1,9% PDB. Stabilitas eksternal juga diperkirakan tetap terjaga dengan rendahnya defisit transaksi berjalan. Hal ini sebagai buah dari makin kencangnya arus modal asing yang masuk, khususnya dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) sejalan dengan implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Kondisi ini pun menjadi angin segar bagi prospek stabilitas nilai tukar rupiah ke depannya.

BI optimis ekonomi Indonesia akan tumbuh positif pada 2022 mendatang. BI memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat hingga 4,7-5,5% pada 2022 dari yang sebelumnya diprediksi sebesar 3,2-4,0% pada 2021. Optimisme ini lahir dari berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada menguatnya sektor ekspor negeri. Selain itu, permintaan domestik dari kenaikan konsumsi dan investasi juga meningkat. Perbaikan ini juga didukung oleh vaksinasi, pembukaan sektor ekonomi, dan stimulus kebijakan

Sentimen pasar dari luar negeri :
Rekor Infeksi Covid-19 terjadi beberapa bagian Eropa beberapa hari terakhir membuat benua menjadi pusat pandemi. Kondisi ini  mendorong pembatasan baru pada mobilitas masyarakat dan desakan dari para ahli kesehatan untuk memperluas penggunaan suntikan booster vaksinasi. Slovakia, Republik Ceko, Belanda, dan Hongaria semuanya melaporkan angka tertinggi baru dalam infeksi harian. Selain itu, Kasus-kasus baru telah melonjak 23% di Amerika pada minggu lalu, sebagian besar di Amerika Utara. Ini menjadi tanda bahwa wilayah itu mungkin juga menghadapi kebangkitan infeksi.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan berpeluang melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (26/11), ditengah bauran katalis baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) BI memperkirakan current account deficit (CAD) tahun 2022 akan rendah, (+), 2) BI memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat hingga 4,7-5,5% pada 2022, (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan melemah (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu libur Thanksgiving day, 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak variatif (+/-), Sentimen global ; 1) US, Tokyo CPI YoY, Nov, naik menjadi 0.50% dari 0.10% (+) dan, 2) Jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran pada pekan lalu turun ke level terendah dalam 52 tahun (+).

Perspektif tenikal
Support Level :    6679/6659/6623
Resistance Level :   6735/6771/6792
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

BMRI: Trading Buy
• Close 7350, TP 7500
• Boleh buy di level 7250-7350
• Resistance di 7500 & support di 7250
• Waspadai jika tembus di 7250
• Batasi resiko di 7125

BBNI: Trading Buy
• Close 7175, TP 7275
• Boleh buy di level  7050-7175
• Resistance di 7275 & support di 7050
• Waspadai jika tembus di 7050
• Batasi resiko di 6950

ADRO : Trading Buy
• Close 1745, TP 1785
• Boleh buy di level  1710-1745
• Resistance di 1785 & support di 1710
• Waspadai jika tembus di 1710
• Batasi resiko di 1685

PTBA:  Trading Buy
• Close 2700, TP 2740
• Boleh buy di level  2650-2700
• Resistance di 2740 & support di 2650
• Waspadai jika tembus di 2650
• Batasi resiko di 2610

ANTM:  Trading Buy
• Close 2440, TP 2500
• Boleh buy di level  2410-2440
• Resistance di 2500 & support di 2410
• Waspadai jika tembus di 2410
• Batasi resiko di 2370

TINS:  Trading Buy
• Close 1680, TP 1720
• Boleh buy di level  1660-1680
• Resistance di 1720 & support di 1660
• Waspadai jika tembus di 1660
• Batasi resiko di 1620

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
TLKM, ISAT, ITMG, MAPI, ACES, TBIG,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya