< Kembali

Daily News 27 Nov 2020

27 November 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hingga akhir Oktober 2020, posisi utang pemerintah berada di kisaran Rp5.877,71 triliun atau naik Rp120,84 triliun dari Rp5.756,87 triliun pada posisi September 2020. Angka ini juga naik Rp1.121,58 triliun dari Oktober 2019 sebesar Rp4.756,13 triliun. Utang pemerintah ini masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 85,56% dan pinjaman sebesar 14,44%. Kendati demikian, pengelolaan utang pemerintah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan berdasarkan pada kebijakan umum pembiayaan utang. Salah satunya dengan mengoptimalkan potensi pendanaan utang dari sumber dalam negeri dan sumber luar negeri sebagai pelengkap. Posisi utang yang naik ini juga diikuti dengan pelebaran rasio utang menjadi 37,84% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Oktober lalu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan penyusunan APBN 2021 dilakukan dalam situasi yang sangat menantang karena pandemi COVID-19 yang menyebabkan guncangan yang sangat hebat, mobilitas manusia terhenti, perdagangan global merosot, sektor keuangan global bergejolak, harga komoditas menurun tajam, dan ekonomi global masuk jurang resesi. Pada tahun 2021, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tingkat 5%. Namun Menkeu mengingatkan bahwa meskipun proyeksi perekonomian domestik membaik, tetapi pemerintah akan terus waspada karena risiko ketidakpastian masih tinggi.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Presiden terpilih AS Joe Biden menyerukan untuk mengakhiri musim perpecahan yang suram, sebagai negara yang menghadapi musim dingin yang panjang dan berat dengan wabah penyakit Covid-19. Biden  bersumpah bahwa pada waktunya, masalah pandemi virus corona akan dipecahkan. Lebih dari 260.000 orang Amerika sekarang telah meninggal karena virus itu, jumlah terbesar dari seluruh dunia, menurut penghitungan dari Universitas Johns Hopkins. Biden sekarang dapat mengakses pejabat pemerintah utama dan dana jutaan dollar AS saat dia bersiap untuk mengambil alih kursi kepresidenan pada 20 Januari.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (27/11), yang dipengaruhi oleh sentimen-sentimen berikut ini :  1) Indeks bursa berjangka Wall Street sementara bergerak variatif, utamanya indek Dow Fut melemah, 2) Indeks regional Asia diperkirakan bergerak beragam, 3) Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS, 4) Peningkatan utang pemerintah hingga akhir Oktober 2020, posisi utang berada mencapai Rp5.877,71 triliun atau naik Rp120,84 triliun dari Rp5.756,87 triliun pada posisi September 2020, 5) The Fed mengindikasikan segera menyesuaikan program pembelian obligasi untuk terus membantu perekonomian AS, dan 6) FOMC memilih untuk mempertahankan suku bunga pinjaman jangka pendek acuan mendekati nol.

Perspektif tenikal
Support Level :    5700/5640/5609
Resistance Level :   5790/5820/5880
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down (-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 3470, TP 3540
• Boleh buy di level 3340-3470
• Resistance di 3540 & support di 3340
• Waspadai jika tembus di 3340
• Batasi resiko di 3290

BMRI: Trading Buy
• Close 6725, TP 7000
• Boleh buy di level  6600-6725
• Resistance di 7000 & support di 6600
• Waspadai jika tembus di 6600
• Batasi resiko di 6575

BBNI : Trading Buy
• Close 6300, TP 6425
• Boleh buy di level  6100-6300
• Resistance di 6425 & support di 6100
• Waspadai jika tembus di 6100
• Batasi resiko di 6025

ASII:  Trading Buy
• Close 5650, TP 5725
• Boleh buy di level  5550-5650
• Resistance di 5725 & support di 5550
• Waspadai jika tembus di 5550
• Batasi resiko di 5500

PGAS:  Trading Buy
• Close 1430, TP 1450
• Boleh buy di level  1390-1430
• Resistance di 1450 & support di 1390
• Waspadai jika tembus di 1390
• Batasi resiko di 1370

WIKA:  Trading Buy
• Close 1585, TP 1605
• Boleh buy di level  1555-1585
• Resistance di 1605 & support di 1555
• Waspadai jika tembus di 1555
• Batasi resiko di 1540

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
BBTN, BBRI, EXCL, TOWR, PTPP, PWON, MNCN.,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya