< Kembali

Daily News 29 May 2020

29 May 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Kementerian Keuangan memutuskan menaikkan target pembiayaan utang pada outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kenaikan tersebut untuk membiayai pelebaran defisit anggaran dan tambahan pembiayaan investasi. Target pembiayaan utang tercatat meningkat dari Rp 1.006,4 triliun pada Perpres 54/2020 menjadi Rp 1.206,9 triliun, atau meningkat Rp 200,5 triliun. Kenaikan target pembiayaan utang ini didasarkan atas outlook defisit APBN 2020 sebesar Rp 1.028,5 triliun, atau 6,27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara, tambahan pembiayaan investasi secara neto tercatat Rp 178,4 triliun. pemerintah masih memiliki utang jatuh tempo sebesar Rp 426,6 triliun. Pembiayaan utang bruto ditargetkan Rp 1.633,6 triliun.

Pemerintah mengkaji tahapan kenormalan baru atau new normal dalam masa pandemi virus corona yang rencananya dimulai 1 Juni nanti. Tujuan utamanya untuk menggerakkan roda perekonomian yang macet selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga pertumbuhan ekonomi kuartal pertama kemarin anjlok. New normal bisa dimulai dengan membuka sektor usaha yang memiliki risiko kesehatan minim tapi manfaat ekonominya tinggi. UMKM shopping atau pertokoan menurutnya paling cocok untuk dibuka pada Juni. UMKM berkontribusi terhadap 60 % ekonomi nasional dan menyerap 97% tenaga kerja. UMKM juga dianggap mampu membangkitkan konsumsi nasional.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menyatakan pemerintahan Presiden Donald Trump tidak lagi menganggap Hong Kong sebagai daerah otonom dari Cina. Hal ini diyakini sebagai langkah pertama yang diperlukan untuk mencabut status preferensi perdagangan dan keuangan eks-jajahan Inggris itu. Hong Kong tidak akan lagi mendapat perlakukan khusus di bawah hukum Amerika Serikat seperti yang diterapkan oleh hukum AS pada Hong Kong sebelum Juli 1997.

Presiden Donald Trump mengancam akan mengawasi secara ketat bahkan tak segan menutup perusahaan-perusahaan media sosial. Ancaman ini muncul sehari setelah Twitter melabeli dua cuitan Trump yang menyebutkan kebohongan mengenai surat suara pemilu, dan mengajak pengguna untuk memeriksa fakta lebih lanjut.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan melemah pada perdagangan Jumat (29/05) dengan pertimbangan faktor pasar global terutama Asia berpotensi melemah setelah sebelumnya saham AS mencatatkan penurunan,  sinyal dari indeks berjangka Wall Street yang melemah dan pasar akan mengantisipasi konferensi pers Presiden Donald Trump soal Cina terkait isu Hong Kong.

Perspektif tenikal
Support Level :    4656/4596/4553
Resistance Level :   4759/4802/4862
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

BMRI: Trading Buy
• Close 4290, TP 4370
• Boleh buy di level 4180-4290
• Resistance di 4370 & support di 4180
• Waspadai jika tembus di 4180
• Batasi resiko di 4140

BBCA: Trading Buy
• Close 26475, TP 27050
• Boleh buy di level  25450-26475
• Resistance di 27050 & support di 25450
• Waspadai jika tembus di 25450
• Batasi resiko di 25275

BBTN : Trading Buy
• Close 810, TP 825
• Boleh buy di level  790-810
• Resistance di 825 & support di 790
• Waspadai jika tembus di 790
• Batasi resiko di 780

GGRM:  Trading Buy
• Close 47925, TP 48800
• Boleh buy di level  47125-47925
• Resistance di 48800 & support di 47125
• Waspadai jika tembus di 47125
• Batasi resiko di 46950

INTP:  Trading Buy
• Close 12200, TP 12700
• Boleh buy di level  11550-12200
• Resistance di 12700 & support di 11550
• Waspadai jika tembus di 11550
• Batasi resiko di 11425

PTPP:  Trading Buy
• Close 720, TP 750
• Boleh buy di level  690-720
• Resistance di 750 & support di 690
• Waspadai jika tembus di 690
• Batasi resiko di 670

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
AALI. HMSP, INDF, IBCP, UNVR.  

(Disclaimer ON)

Baca laporang selengkapnya