< Kembali

Daily News 30 July 2020

30 July 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah memutuskan untuk memberikan kredit modal kerja kepada Korporasi Padat Karya. Hal tersebut dilakukan melalui penyediaan fasilitas penjaminan sehingga perbankan dapat menambah eksposur kredit modal kerja bagi pelaku usaha. Pemberian penjamin kredit untuk sektor prioritas, seperti industri pariwisata, otomotif, tekstil dan produk tekstil, garmen, alas kaki, elektronik, kayu olahan, furniture hingga produk kertas. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan korporasi padat karya atas tambahan kredit modal kerja agar dapat kembali melakukan aktivitas secara maksimal selama masa pandemic. Pemerintah akan menjamin hingga 80 persen pinjaman yang diajukan korporasi untuk sektor prioritas. Sedangkan, untuk korporasi lainnya pemerintah hanya menjamin 60 persen dari total pengajuan kredit.

Pemerintah memutuskan untuk memperlebar defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021 menjadi 5,2% dari Produk Domestik Bruto. Penambahan defisit tersebut diperlukan untuk menghadapi ketidakpastian perekonomian pada tahun depan. Postur APBN 2021 yang sudah disepakati dalam pagu indikatif dengan DPR, itu perlu untuk diperlebar, karena ketidakpastian yang tinggi. Ketidakpastian juga terjadi akibat pemulihan ekonomi yang bergantung kepada penanganan Covid-19 terutama pada semester 2 2020. Pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa berada di zona positif apabila berhasil pulih pada triwulan III dan terakselerasi di triwulan IV.

Sentimen pasar dari luar negeri :
ketegangan hubungan Cina dan AS belakangan ini diakibatkan karena pemilihan AS yang semakin dekat, tapi tidak sepenuhnya dikarenakan pemilihan. Jauh pada tahun 2016, Donald Trump mengambil pendirian keras terhadap Tiongkok dengan menjadikan nasionalisme sebagai strategi kampanye. Kelemahan pemerintah AS dalam manggulangi wabah menurunkan dukungan terhadap Trump.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed, dengan peluang menguat terbatas pada perdagangan saham hari ini, Kamis (28/07), seiring dengan bauran faktor-faktor berikut : 1) pasar saham regional Asia diperkirakan menguat, terimbas dari pasar AS yang menguat pada perdagangan Rabu (29/07), 2) the Fed kembali berjanji untuk menggunakan berbagai instrumen untuk mendukung perekonomian dan 3) rilis dari laporan keuangan. Sedangkan faktor yang menjadi katalis negatif bagi pasar, yakni; 1) rupiah yang berpeluang melemah, 3) indikasi indeks berjangka Wall Street melemah, dan 3) the Fed mengingatkan bahwa prospek perekonomian akan tergantung pada perkembangan virus corona.

Perspektif tenikal
Support Level :    5092/5073/5060
Resistance Level :   5124/5137/5156
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down (+)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

UNVR: Trading Buy
• Close 8250, TP 8325
• Boleh buy di level 8150-8250
• Resistance di 8325 & support di 8150
• Waspadai jika tembus di 8150
• Batasi resiko di 8025

AALI: Trading Buy
• Close 9700, TP 9825
• Boleh buy di level  9425-9700
• Resistance di 9825 & support di 9425
• Waspadai jika tembus di 9425
• Batasi resiko di 9350

LSIP : Trading Buy
• Close 990, TP 1030
• Boleh buy di level  950-990
• Resistance di 1030 & support di 950
• Waspadai jika tembus di 950
• Batasi resiko di 920

GGRM:  Trading Buy
• Close 49650, TP 50350
• Boleh buy di level  48275-49650
• Resistance di 50350 & support di 48275
• Waspadai jika tembus di 48275
• Batasi resiko di 47950

ANTM:  Trading Buy
• Close 730, TP 755
• Boleh buy di level  720-730
• Resistance di 755 & support di 720
• Waspadai jika tembus di 720
• Batasi resiko di 705

PGAS:  Trading Buy
• Close 1230, TP 1270
• Boleh buy di level  1200-1230
• Resistance di 1270 & support di 1200
• Waspadai jika tembus di 1200
• Batasi resiko di 1180

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
TLKM, TBIG, HMSP, KLBF, KAEF, BMRI.,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya