< Kembali

Weekly Report 10 August 2020

10 August 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kabar gembira untuk wajib pajak (WP) badan. Kali ini, otoritas fiskal bakal meningkatkan tarif diskon pajak penghasilan (PPh) Pasal 25 dari 30% menjadi 50%. Sri Mulyani mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai respons pemerintah dalam menanggulangi dampak ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19. Harapannya dengan tambahan diskon pajak badan, cashflow perusahaan dapat membaik di semester II-2020. Karena beberapa stimulus yang kurang dapatkan atau belum bisa diimplementasikan karena sulit dilaksanakan, pemerintah akan lakukan perbaikan atau diubah. Pemerintah menganggarkan insentif pajak dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 120,6 triliun, anggaran diskon PPh Pasal 25 sebesar Rp 14,4 triliun.

Cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Juli 2020 sebesar USD 135,1 miliar. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 yang sebesar USD 131,7 miliar. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,0 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, cadev berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Cadev ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk melarang transaksi dengan perusahaan induk TikTok, ByteDance. Perintah eksekutif itu mengatakan AS Harus mengambil tindakan agresif terhadap pemilik TikTok untuk melindungi keamanan nasional kami". Berdasarkan perintah tersebut, dimulai dalam 45 hari ke depan, setiap transaksi AS dengan ByteDance akan dilarang. TikTok membantah tuduhan dikendalikan oleh atau membagikan data dengan pemerintah Cina.  Trump juga melakukan tindakan serupa untuk melarang WeChat, sebuah aplikasi milik raksasa teknologi Tencent yang berbasis di Cina.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Senin (10/08), karena bauran faktor berikut: katalis positif bagi pasar, 1) Saham AS pada perdagangan Jumat (07/08) variatif, 2) bursa regional Asia diperkiran bergerak mixed, 3) rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS, 4) release data ekonomi Cina untuk data PPI dan CPI membaik, dan 5) Trump menandatangani beberapa perintah eksekutif untuk memperpanjang bantuan virus corona. Katalis negatif bagi pasar, 1) pembahasan paket stimulus baru gagal disepakati di Kongres, dan 2) indeks berjangka Wall Street posisi melemah.

Perspektif tenikal
Support Level :    5144/5144/5144
Resistance Level :   5144/5144/5144
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

ASII: Trading Buy
• Close 5275, TP 5450
• Boleh buy di level 5150-5275
• Resistance di 5450 & support di 5150
• Waspadai jika tembus di 5150
• Batasi resiko di 5075

LSIP: Trading Buy
• Close 995, TP 1030
• Boleh buy di level  970-995
• Resistance di 1030 & support di 970
• Waspadai jika tembus di 970
• Batasi resiko di 940

BMRI : Trading Buy
• Close 5800, TP 6000
• Boleh buy di level  5700-5800
• Resistance di 6000 & support di 5700
• Waspadai jika tembus di 5700
• Batasi resiko di 5575

PGAS:  Trading Buy
• Close 1210, TP 1245
• Boleh buy di level  1190-1210
• Resistance di 1245 & support di 1190
• Waspadai jika tembus di 1190
• Batasi resiko di 1170

ERAA:  Trading Buy
• Close 1620, TP 1665
• Boleh buy di level  1555-1620
• Resistance di 1665 & support di 1555
• Waspadai jika tembus di 1555
• Batasi resiko di 1530

ACES:  Trading Buy
• Close 1660, TP 1685
• Boleh buy di level  1640-1660
• Resistance di 1685 & support di 1640
• Waspadai jika tembus di 1640
• Batasi resiko di 1625

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
BBRI, BBTN, CPIN, JPFA, ADRO, PTBA,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya