< Kembali

Weekly Report 21 Feb 2022

21 February 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
MONDAY, 21 FEBRUARY 2022

HEADLINE NEWS
•    WIKA beri pinjaman Rp555 miliar kepada BUJT Semarang-Demak
•    SIMP pasok 2,5 ribu ton minyak goreng ke pabrik mi INDF
•    Laba BNII tumbuh 29,9% YoY pada 2021
•    BBNI ekspansi bisnis internasional melalui 8 juta diaspora
•    CSAP ekspansi jaringan distribusi ke empat wilayah
•    ENRG dapat izin Pemerintah akuisisi Blok Sengkang    
•    NISP akan melakukan buyback 436.000 lembar saham    
•    BAUT akan tambah 10 gerai baru pada 2022
•    PANI berencana rights issue
•    PGAS targetkan 17.570 pelanggan Deli Serdang
•    BBRM akan rights issue 4.901.439.496 saham baru

VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Masuknya aliran dana asing ke dalam negeri dapat dipandang positif pelaku pasar. Aliran modal asing tercatat masuk ke pasar keuangan dalam negeri pada pekan ketiga Februari 2022. Masuknya dana asing itu setidaknya tergambar pada data transaksi yang dicatat  Bank Indonesia (BI). Bank Sentral mencatat selama 14 hingga 17 Februari lalu, investasi asing di pasar keuangan domestik menorehakan beli neto atau aliran dana yang masuk mencapai Rp10,81 triliun. Namun, ada aliran modal asing yang masuk ke pasar dalam negeri, premi risiko investasi ke Indonesia malah meningkat. Namun, tidak tercermin pada Premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia dalam lima tahun tercatat naik ke level 96,93 basis poin (bps) per 17 Februari 2022 dari 95,51 bps per 11 Februari 2022
Pelaku pasar diperkirakan akan menyikapi pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang mengatakan, tingkat inflasi perekonomian Indonesia sampai saat ini masih rendah karena output gap yang masih negatif yaitu kenaikan permintaan masih berada di bawah kapasitas produksi nasional. Alhasil, harga kebutuhan masyarakat relatif terjaga..

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Pelaku pasar juga akan mencerna sentimen dari luar yang dapat terdampak bagi pasar saham global yakni berkenaan dengan perkiraan pengetatan kebijakan yang lebih cepat dari The Fed, setelah harga konsumen AS mencatat lonjakan terbesar sejak 1982 pada Januari.  Selain dari factor tersebut pasar global juga akan menyikapi gopolitik di Cremea, yakni ketegangan meningkat di perbatasan Rusia dan Ukraina, setelah tentara Rusia membangun titik-titik posisi pangkalan militer agar sewaktu-waktu bisa menyerang.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Senin (21/02), ditengah diminasi katalis negative baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) BI mencatat selama 14 hingga 17 Februari lalu, investasi asing di pasar keuangan domestik menorehakan aliran dana yang masuk mencapai Rp10,81 triliun (+), 2) BI mengatakan tingkat inflasi perekonomian Indonesia sampai saat ini masih rendah karena output gap yang masih negatif  (+/-),  Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan deresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan melemah (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (18/02) ditutup turun (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Perkiraan pengetatan kebijakan yang lebih cepat dari The Fed, setelah harga konsumen AS mencatat lonjakan terbesar sejak 1982 pada Januari.  (-), 2) Ketegangan meningkat di perbatasan Rusia dan Ukraina, setelah tentara Rusia membangun titik-titik posisi pangkalan militer agar sewaktu-waktu bisa menyerang (-) dan, 3) Japan, Jibun Bank Japan PMI Mfg, Feb P, turun menjadi 52.9 dari 55.4 (-).

Perspektif tenikal 
Support Level :    6837/6781/6750
Resistance Level :   6924/6955/7011
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up  (-)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

LSIP: Trading Buy
• Close 1395, TP 1435
• Boleh buy di level 1380-1395
• Resistance di 1435 & support di 1380
• Waspadai jika tembus di 1380
• Batasi resiko di 1355

PTBA: Trading Buy
• Close 2930, TP 3010
• Boleh buy di level  2890-2930
• Resistance di 3010 & support di 2890
• Waspadai jika tembus di 2890
• Batasi resiko di 2840

ANTM : Trading Buy
• Close 2090, TP 2170
• Boleh buy di level  1985-2090
• Resistance di 2170 & support di 1985
• Waspadai jika tembus di 1985
• Batasi resiko di 1965

TINS:  Trading Buy
• Close 1440, TP 1475
• Boleh buy di level  1390-1440
• Resistance di 1475 & support di 1390
• Waspadai jika tembus di 1390
• Batasi resiko di 1360

PGAS:  Trading Buy
• Close 1460, TP 1505
• Boleh buy di level  1440-1460
• Resistance di 1505 & support di 1440
• Waspadai jika tembus di 1440
• Batasi resiko di 1405

WIKA:  Trading Buy
• Close 1135, TP 1160
• Boleh buy di level  1120-1135
• Resistance di 1160 & support di 1120
• Waspadai jika tembus di 1120
• Batasi resiko di 1100

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
ACES, BJTM, AGRO, BIRD, BCAP.  

(Disclaimer ON) 


Baca laporan selengkapnya..