< Kembali

Weekly Report 22 June 2020

22 June 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Tekanan inflasi diperkirakan akan terus menurun. Berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) Bank Indonesia (BI) pada minggu ketiga Juni 2020, inflasi pada bulan ini diperkirakan 0,02% mom atau lebih rendah dari bulan sebelumnya. Dengan perkiraan tersebut, inflasi Juni 2020 tahun kalender diperkirakan sebesar 0,93% ytd dan tahunan sebesar 1,79% yoy. Penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain, komoditas daging ayam ras 0,13% mom, telur ayam ras 0,04% mom, bawang merah dan tomat masing-masing sebesar 0,01% mom. Sementara itu, laju inflasi terhambat oleh beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti bawang putih yang turun 0,04% mom, cabai merah yang turun 0,03% mom, tarif angkutan udara yang turun 0,03% mom, serta cabai rawit, jeruk, dan emas perhiasan yang masing-masih turun 0,02% mom, juga minyak goreng dan gula pasir yang masing-masing menyusut 0,01% mom.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi hingga minus 3,8% pada kuartal II 2020 akibat pandemi covid-19. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi yang disampaikan bendahara negara sebelumnya, yaitu minus 3,1%. Pertumbuhan ekonomi tahun ini sangat bergantung pada pemulihan ekonomi pada kuartal II dan III. Guna mendorong pemulihan ekonomi, pemerintah telah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan covid-19. Secara total, biaya yang dianggarkan Kementerian Keuangan untuk penanganan covid-19 mencapai Rp695,2 triliun dari Rp405,1 triliun untuk biaya penanganan covid-19 yang mengubah struktur APBN secara drastis.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Survei dari Reuters-Ipsos, tingkat keterpilihan atau elektabilitas calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, unggul 13 poin dari Presiden Donald Trump, 48% responden dalam survei tersebut mengatakan bahwa mereka akan memilih Joe Biden, dengan 35% mengatakan akan mendukung Donald Trump. Dalam beberapa bulan terakhir, Donald Trump mengetahui jumlah jajak pendapatnya menurun, yang diduga sebagai kritik atas penanganannya terhadap pandemi Virus Corona COVID-19, juga termasuk tanggapannya terhadap protes nasional yang dipicu oleh pembunuhan yang dilakukan oleh polisi kulit putih terhadap pria keturunan Afrika-Amerika, George Floyd.

Prediksi IHSG :
Pergerakan IHSG dalam pekan ini diperkirakan berpeluang melemah yang dipicu oleh faktor-faktor beriku ini, 1) pasar kembali mencemaskan berlanjutnya kenaikan wabah corona di beberapa negara, dan 2) rupiah yang rawan melemah terhadap dolar AS

Perspektif tenikal
Support Level :    4923/4904/4880
Resistance Level :   4966/4989/5008
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up (Weekly/-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

BBRI: Trading Buy
• Close 3100, TP 3170
• Boleh buy di level 3020-3100
• Resistance di 3170 & support di 3020
• Waspadai jika tembus di 3020
• Batasi resiko di 2990

BMRI: Trading Buy
• Close 4880, TP 4950
• Boleh buy di level  4820-4880
• Resistance di 4950 & support di 4820
• Waspadai jika tembus di 4820
• Batasi resiko di 4780

SMGR : Trading Buy
• Close 9500, TP 9650
• Boleh buy di level  9400-9500
• Resistance di 9650 & support di 9400
• Waspadai jika tembus di 9400
• Batasi resiko di 9300

TLKM:  Trading Buy
• Close 3280, TP 3330
• Boleh buy di level  3240-3280
• Resistance di 3330 & support di 3240
• Waspadai jika tembus di 3240
• Batasi resiko di 3200

ASII:  Trading Buy
• Close 4890, TP 4950
• Boleh buy di level  4850-4890
• Resistance di 4950 & support di 4850
• Waspadai jika tembus di 4850
• Batasi resiko di 4800

UNTR:  Trading Buy
• Close 17850, TP 17950
• Boleh buy di level  17675-17850
• Resistance di 17950 & support di 17675
• Waspadai jika tembus di 17675
• Batasi resiko di 17550

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
INDF, KLBF, GGRM, JPFA, CPIN.  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya