< Kembali

Weekly Report 29 Nov 2021

29 November 2021

*MARKET SUMMARY*

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
MONDAY, 29 NOVEMBER  2021

HEADLINE NEWS
•    Per Oktober 2021 UNTR capai 86,3% dari target penjualan
•    AKRA targetkan stock split 1:5 pada Januari 2022
•    IRRA akan buyback saham maksimal 75 juta saham
•    SAME tambah kepemilikan di RSGK menjadi 66%
•    MFIN targetkan pembiayaan baru 2021 dapat melebihi 2019
•    BCIC akan kembali lakukan rights issue 9,05 miliar saham
•    CASH jalin kerjasama dengan Lumbung Dana
•    NRCA bukukan laba bersih 9M21 Rp16,17 miliar
•    HELI bukukan laba bersih 9M21 Rp2,71 miliar
•    ISAT akan bagikan dividen interim Rp920,14 per saham
•    BRPT siapkan dana pelunasan obligasi Rp167,52 miliar
•    PZZA bangun 28 outlet hingga 25 November 2021

VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri:
Sri Mulyani Indrawati mengatakan, komitmen Indonesia terkait kebijakan iklim sangat penting di dunia. Indonesia saat ini menargetkan mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih awal dan menghilangkan penggunaan batu bara pada tahun 2040 atau lebih awal. Sri Mulyani mengatakan bahwa terdapat lebih dari 40 negara yang mayoritas menggunakan batu bara sebagai sumber energi, termasuk Vietnam dan Chili, akan mulai mengalihkan penggunaan energi batu bara. Tetapi, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang masih harus dikerjakan dan partisipasi dari negara-negara lain di dunia perlu didorong

Bank Indonesia (BI) berencana untuk mengurangi jumlah kelebihan likuiditas di sistem perbankan tahun depan, tetapi suku bunga akan tetap rendah sampai tanda-tanda kenaikan inflasi muncul. Kelebihan likuiditas perbankan yang saat ini sangat besar akan dikurangi secara bertahap dan hati-hati agar tidak mengganggu kemampuan perbankan dalam meminjamkan dan membeli obligasi negara untuk membiayai APBN.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Amerika Serikat (AS) memberlakukan larangan perjalanan masuk dari Afrika Selatan dan tujuh negara tetangga untuk mencegah penyebaran varian Covid-19 Omicron. Larangan perjalanan mencakup Afrika Selatan dan tujuh negara lain di kawasan itu yakni Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik, dan Malawi. Larangan itu akan berlaku mulai Senin, dan tidak akan berlaku untuk warga negara Amerika atau penduduk tetap yang sah.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Senin (27/11), ditengah dominasi katalis negatif baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Indonesia menargetkan mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih awal dan menghilangkan penggunaan batu bara pada tahun 2040 (+), 2) Perry Warjiyo menyatakan, bank sentral tengah dalam proses untuk mempercepat penerbitan rupiah digital, (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan melemah (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan jumat (26/11) melemah (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak menguat (+), Sentimen global ; 1) Varian baru terdeteksi di Afrika Selatan yang kemungkinan dapat menghindari respons imun dan lebih cepat menular (-), 2) Japan, Retail Sales YoY, Oct, naik menjadi 0.90% dari -0.60% (+), 3) US, Pending Home Sales MoM, Oct, diperkirakan naik menjadi 0.80% dari -2.30% (-).

Perspektif tenikal
Support Level :    6507/6453/6360
Resistance Level :   6654/6746/6801
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to up (-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 4010, TP 4090
• Boleh buy di level 3970-4010
• Resistance di 4090 & support di 3970
• Waspadai jika tembus di 3970
• Batasi resiko di 3900

BBCA: Trading Buy
• Close 7275, TP 7400
• Boleh buy di level  7200-7275
• Resistance di 7400 & support di 7200
• Waspadai jika tembus di 7200
• Batasi resiko di 7075

BBTN : Trading Buy
• Close 1790, TP 1820
• Boleh buy di level  1770-1790
• Resistance di 1820 & support di 1770
• Waspadai jika tembus di 1770
• Batasi resiko di 1730

ASII:  Trading Buy
• Close 5900, TP 6125
• Boleh buy di level  5775-5900
• Resistance di 6125 & support di 5775
• Waspadai jika tembus di 5775
• Batasi resiko di 5625

PGAS:  Trading Buy
• Close 1560, TP 1605
• Boleh buy di level  1530-1560
• Resistance di 1605 & support di 1530
• Waspadai jika tembus di 1530
• Batasi resiko di 1500

ANTM:  Trading Buy
• Close 2340, TP 2390
• Boleh buy di level  2310-2340
• Resistance di 2390 & support di 2310
• Waspadai jika tembus di 2310
• Batasi resiko di 2270

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
ISAT, INCO, EXCL, JPFA, MAIN  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya