- USD/CHF naik seiring penguatan Dolar AS karena permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut atas pembicaraan AS–Iran.
- Presiden Trump mengatakan Wakil Presiden Vance akan berangkat pada hari Senin ke Pakistan untuk melanjutkan negosiasi.
- Para pedagang memperkirakan pengambil kebijakan SNB siap melakukan intervensi di pasar Valas untuk membatasi apresiasi Franc Swiss yang berlebihan.
USD/CHF bergerak naik setelah mencatat kerugian moderat pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 0,7790 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Pasangan mata uang ini menguat karena Dolar AS (USD) menerima dukungan dari meningkatnya penghindaran risiko, yang didorong oleh ketidakpastian yang terus berlanjut seputar negosiasi gencatan senjata AS–Iran. Para pedagang menilai ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah menjelang tenggat waktu gencatan senjata 14 hari.
Bloomberg melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Wakil Presiden AS JD Vance akan berangkat pada hari Senin ke Pakistan untuk melanjutkan negosiasi, “baik Selasa malam atau Rabu pagi.” Iran juga mengirimkan tim, meskipun belum jelas siapa yang akan memimpin delegasi tersebut.
Presiden Donald Trump sebelumnya memberikan sinyal yang beragam mengenai perang Iran, mengatakan bahwa ia tidak terburu-buru mengakhirinya sambil menyatakan optimisme tentang pembicaraan yang diperbarui dengan Teheran menjelang berakhirnya gencatan senjata pada hari Rabu.
Namun, kenaikan pasangan USD/CHF bisa terbatas karena Franc Swiss (CHF) mungkin menemukan dukungan dari aliran masuk safe-haven. Selain itu, CHF juga dapat menguat karena kekhawatiran yang meningkat atas kejutan inflasi yang didorong oleh energi yang berkepanjangan memperkuat ekspektasi terhadap Swiss National Bank (SNB) yang lebih hawkish. Sementara itu, risalah rapat SNB bulan Maret menyoroti ketidakpastian yang meningkat seputar prospek ekonomi Swiss.
Para pelaku pasar memperkirakan SNB akan melakukan intervensi di pasar Valas untuk membatasi apresiasi Franc Swiss yang cepat dan berlebihan. Para pedagang menunggu data Neraca Perdagangan Swiss yang akan dirilis pada hari ini.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.