Analis Societe Generale berpendapat bahwa Yen Jepang tetap sangat undervalued dibandingkan Dolar berdasarkan paritas daya beli, dengan USD/JPY jauh di atas nilai wajar di sekitar 95. Mereka menyoroti posisi carry trade yang terus berlanjut, intervensi valas berulang di dekat 160, dan lonjakan Nikkei sebagai tanda bahwa ekonomi Jepang mungkin sedang membaik dan posisi short Yen yang terlalu santai bisa rentan jika otoritas mengarahkan USD/JPY turun menuju 150.
Yen yang undervalued dan carry trade yang rapuh
“Level USD/JPY saat ini sangat tidak sesuai dengan paritas daya beli (PPP), yang sekitar 95.”
“Sejauh ini, yen mempertahankan perannya yang sudah dikenal sebagai ‘mata uang carry’, karena selisih suku bunga relatif terhadap bank sentral lain membuat carry trade menjadi menarik, meskipun lebih kecil dari sebelumnya.”
“Dua lonjakan terakhir USD/JPY menuju 160 berhasil dipatahkan oleh intervensi valas, tetapi hanya sementara.”
“Namun Nikkei mungkin memberi tahu kita bahwa ekonomi Jepang berada di ambang perbaikan, dan ada posisi short yen yang malas di pasar.”
“Bank of Japan (BoJ) dan Kementerian Keuangan (MoF) mungkin memutuskan untuk membantu USD/JPY turun, tetapi ke level 150 bukan ke level 140 seperti koreksi sebelumnya.”
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)