- USD/JPY tetap mendekati level tertinggi beberapa dekade menjelang keputusan kebijakan moneter AS.
- Para investor menunggu pernyataan dan konferensi pers The Fed untuk menilai kembali ekspektasi suku bunga.
- Tensi geopolitik dan harga minyak yang lebih tinggi terus memicu kekhawatiran inflasi.
USD/JPY diperdagangkan di sekitar 163,80 pada hari Rabu pada saat berita ini ditulis, nyaris tidak berubah pada hari itu, karena para investor tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang akan dirilis nanti pada hari ini. Setelah mencapai level tertinggi beberapa dekade di 163,99 awal bulan ini, pasangan mata uang ini terus diperdagangkan di dekat level tersebut, dengan para pelaku pasar menghindari posisi besar sebelum pengumuman bank sentral AS.
The Fed secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah dalam kisaran 3,5%-3,75%. Namun, pasar terus memprakirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Menurut CME FedWatch Tool, peluangnya saat ini berada di sekitar 33,7%, level yang luar biasa tinggi hanya beberapa jam sebelum keputusan kebijakan.
Selain keputusan itu sendiri, para investor akan memantau dengan seksama komentar dari Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mendapatkan panduan lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang. Bahkan jika bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah, nada hawkish masih dapat terus mendukung Dolar AS (USD).
Namun, dengan pasar memasuki pertemuan dengan bias yang relatif hawkish, risiko utama bagi Dolar AS justru mungkin terletak pada kejutan dovish. Meski saat ini dipandang sebagai hasil yang kurang mungkin terjadi, setiap tanda bahwa The Fed menjadi lebih nyaman dengan prospek inflasi dapat memicu koreksi tajam ke bawah pada Greenback, terutama terhadap Yen Jepang (JPY), dengan USD/JPY diperdagangkan di dekat level tertinggi beberapa dekade dan membuat pasangan mata uang ini rentan terhadap unwinding posisi yang agresif.
Sementara itu, latar belakang geopolitik juga tetap mendukung USD. Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkat setelah serangan yang menargetkan posisi AS di Yordania, dengan Presiden AS Donald Trump berjanji akan melakukan serangan militer tambahan sebagai balasan. Sementara itu, harga minyak yang lebih tinggi terus meningkatkan kekhawatiran inflasi, memperkuat alasan untuk sikap kebijakan moneter yang restriktif.
The Fed akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada pukul 18:00 GMT (01:00 WIB), diikuti oleh konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh pada pukul 18:30 GMT (01:30 WIB).
Harga Yen Jepang Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | -0.02% | -0.06% | -0.02% | -0.14% | 0.52% | 0.21% | -0.02% | |
| EUR | 0.02% | -0.03% | 0.02% | -0.12% | 0.56% | 0.22% | 0.01% | |
| GBP | 0.06% | 0.03% | 0.07% | -0.08% | 0.59% | 0.26% | 0.04% | |
| JPY | 0.02% | -0.02% | -0.07% | -0.12% | 0.55% | 0.19% | -0.01% | |
| CAD | 0.14% | 0.12% | 0.08% | 0.12% | 0.67% | 0.33% | 0.12% | |
| AUD | -0.52% | -0.56% | -0.59% | -0.55% | -0.67% | -0.32% | -0.53% | |
| NZD | -0.21% | -0.22% | -0.26% | -0.19% | -0.33% | 0.32% | -0.21% | |
| CHF | 0.02% | -0.01% | -0.04% | 0.01% | -0.12% | 0.53% | 0.21% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).