Brown Brothers Harriman’s (BBH) Elias Haddad menyoroti USD/JPY yang menguji support utama di moving average 200 hari seiring data Jepang yang kuat. Haddad mencatat pertumbuhan sektor swasta mencapai level tertinggi dalam enam bulan dan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juli sejalan dengan konsensus tetapi masih di bawah prakiraan inti Bank of Japan (BoJ) untuk 2026. Pasar memprakirakan peluang 82% kenaikan suku bunga BoJ pada bulan September, namun ia meragukan pengetatan yang jauh lebih agresif, sementara melihat ruang bagi USD/JPY untuk terus merayap turun akibat penyesuaian ulang ekspektasi The Fed yang dovish.
Jalur BOJ dan risiko penyesuaian ulang The Fed
"USD/JPY sedang menguji support utama di moving average 200 hari (158,34). Pertumbuhan sektor swasta Jepang menguat ke level tertinggi enam bulan pada bulan Agustus. PMI gabungan membaik menjadi 53,4 versus 52,7 pada bulan Juli didorong oleh kenaikan output manufaktur dan jasa."
"IHK Jepang bulan Juli naik sejalan dengan konsensus. IHK utama meningkat menjadi 1,9% y/y versus 1,6% pada bulan Juni, IHK inti non makanan segar meningkat menjadi 1,8% y/y versus 1,6% pada bulan Juni, dan IHK inti non makanan segar & energi meningkat menjadi 1,9% y/y versus 1,7% pada bulan Juni. Kedua ukuran IHK inti tersebut masih berada di bawah prakiraan BOJ untuk 2026 sebesar 2,5%."
"Kurva swap memprakirakan peluang 82% untuk kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) sebesar 25 bp menjadi 1,25% pada pertemuan berikutnya tanggal 18 September. Total pengetatan sebesar 75 bp telah diprakirakan dalam dua belas bulan ke depan."
"Kami meragukan BoJ dapat melakukan pengetatan lebih agresif daripada yang saat ini tersirat mengingat tekanan inflasi dasar tetap terkendali dan aktivitas konsumsi swasta datar pada Kuartal II."
"Namun demikian, USD/JPY masih dapat terus turun karena risikonya condong ke penyesuaian ulang ekspektasi The Fed yang dovish. Pasar tenaga kerja AS berada dalam keseimbangan, pertumbuhan upah konsisten dengan target inflasi The Fed sebesar 2%, dan kebijakan The Fed bersifat restriktif."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan telah ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)