- Pasangan mata uang USD/CHF mendapatkan sedikit traksi positif pada hari Senin karena ketegangan AS-Iran menguntungkan USD sebagai safe-haven.
- Kekhawatiran inflasi yang bangkit kembali memicu taruhan hawkish The Fed, yang semakin mendukung Dolar AS dan pasangan mata uang ini.
- Setup teknis mendukung para bearish dan mengharuskan kewaspadaan sebelum mengantisipasi kenaikan lebih lanjut.
Pasangan mata uang USD/CHF menarik beberapa pembeli di awal minggu baru dan membalikkan penurunan hari Jumat ke area 0,7760, atau level terendahnya sejak 10 Maret. Namun, harga spot berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan dalam perdagangan harian dan tetap di bawah level 0,7800 selama bagian awal sesi Eropa.
Di tengah latar belakang permusuhan yang diperbarui di Selat Hormuz, ketidaksepakatan mengenai program nuklir Teheran meredam harapan akan kesepakatan damai AS-Iran. Selain itu, kekhawatiran inflasi yang bangkit kembali memperkuat taruhan untuk Federal Reserve (The Fed) AS yang lebih hawkish, yang pada gilirannya mendukung status Dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan dan bertindak sebagai pendorong bagi pasangan mata uang USD/CHF.
Dari perspektif teknis, harga spot bertahan dengan baik di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari, menjaga bias bearish jangka pendek. Selain itu, pasangan mata uang USD/CHF telah bergerak turun secara perlahan selama beberapa sesi terakhir, dan setup yang lebih luas menunjukkan bahwa setiap kenaikan lebih lanjut kemungkinan besar akan menghadapi tekanan jual karena indikator jangka panjang berada di atas sebagai penghalang tren utama.
Sementara itu, indikator momentum lemah dan bukan ekstrem. Faktanya, Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 42 dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap di wilayah negatif. Hal ini, pada gilirannya, mengisyaratkan bahwa tekanan ke bawah masih ada namun tanpa tanda-tanda jelas dari kapitulasi.
Sementara itu, SMA 200-hari di 0,7926 adalah level resistance bermakna pertama dan garis kunci yang perlu dipulihkan untuk meredakan nada bearish yang sedang berlangsung. Di sisi bawah, tidak ada level harga yang jelas sebagai lantai di dekatnya, sehingga pasangan USD/CHF rentan terhadap kerugian lebih lanjut selama para penjual tetap menguasai pasar kecuali harga spot menunjukkan kekuatan berkelanjutan di atas SMA 200-hari.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Grafik harian USD/CHF
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.