Pound Sterling Datar Terhadap Dolar AS Saat Investor Menunggu Rangkaian Tarif Baru Trump

  • Pound Sterling diperdagangkan sideways terhadap Dolar AS di sekitar 1.2900 saat para investor menunggu rilis tarif timbal balik Presiden AS Trump.
  • Tarif balasan dari sekutu dagang AS dapat mengakibatkan perang dagang global.
  • Pengawas fiskal Inggris memproyeksikan pemotongan 1% dalam ukuran ekonomi akibat risiko potensial dari tarif Trump.

Pound Sterling (GBP) bergerak di sekitar 1.2900 terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Eropa hari Selasa. Pasangan GBP/USD datar saat para investor bersiap untuk tarif timbal balik dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang akan diumumkan pada yang disebut sebagai "Hari Pembebasan" pada hari Rabu. 

Presiden Trump diperkirakan akan memberlakukan tarif besar pada negara-negara dengan surplus perdagangan yang jauh lebih tinggi terhadap AS, bertujuan untuk memperbaiki apa yang ia sebut sebagai "ketidakseimbangan perdagangan". 

Pada hari Senin, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News bahwa orang-orang akan melihat "perdagangan yang adil" yang akan membuat sistem perdagangan global "adil bagi pekerja Amerika" lagi, dan bahwa sekutu dagang AS akan memiliki kesempatan untuk menurunkan "tarif dan hambatan non-tarif" mereka.

Mengingat bahwa tarif yang lebih tinggi dari Donald Trump tidak terhindarkan, para investor akan fokus pada respons dari mitra dagang AS. Tarif Trump diperkirakan akan berdampak besar pada Tiongkok, Zona Euro, Kanada, Jepang, dan Meksiko, dan setiap langkah balasan dari mereka akan mengarah pada perang dagang global secara keseluruhan. Skenario semacam itu akan merugikan pertumbuhan ekonomi global, termasuk AS, karena importir AS akan menanggung dampak dari tarif yang lebih tinggi.

Minggu ini, para investor juga akan fokus pada sejumlah data bisnis dan pasar tenaga kerja AS, yang akan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Sementara itu, pejabat The Fed telah mengarahkan bahwa suku bunga harus tetap dalam kisaran saat ini yaitu 4,25%-4,50% karena kebijakan ekonomi Trump diperkirakan akan bersifat inflasi bagi ekonomi.

Pada sesi hari Selasa, para investor akan fokus pada data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur S&P Global dan ISM AS untuk bulan Maret, yang akan dipublikasikan pada pukul 13:45 dan 14:00 GMT, masing-masing. PMI Manufaktur S&P Global yang direvisi diperkirakan akan tetap tidak berubah dari pembacaan awal 49,8 di bulan Maret, sementara PMI Manufaktur ISM diperkirakan telah turun menjadi 49,5 dari 50,3 di bulan Februari. Angka di bawah 50,0 menunjukkan bahwa aktivitas sektor manufaktur mengalami kontraksi.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling diperdagangkan dengan hati-hati seiring penundaan kesepakatan ekonomi AS-Inggris

  • Pound Sterling diperdagangkan dengan hati-hati terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa, dengan pejabat Inggris menilai risiko ekonomi potensial dari tarif Trump, yang akan diungkapkan pada hari Rabu. 
  • Pada hari Senin, juru bicara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa pemerintahan telah aktif mempersiapkan semua "kemungkinan" menjelang pengumuman "tarif yang direncanakan" oleh Presiden Trump, yang diperkirakan akan berdampak pada "Inggris bersama negara-negara lain". Starmer menambahkan bahwa negosiasi antara London dan Washington untuk mengamankan kesepakatan ekonomi yang akan menghindari tarif telah diperpanjang hingga setelah hari Rabu.
  • Kantor Tanggung Jawab Bisnis Inggris (OBR) memperingatkan bahwa kebijakan Trump dapat menghapus buffer fiskal pemerintah dan mengurangi ukuran ekonomi hingga 1%. Skenario semacam itu dapat memaksa Bank of England (BoE) untuk mengadopsi sikap pelonggaran moneter yang cepat untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Saat ini, para trader melihat BoE akan menurunkan suku bunga dua kali tahun ini. BoE telah menurunkan suku bunga sekali pada tahun 2025.
  • Di sisi ekonomi, para investor akan fokus pada data PMI Manufaktur S&P Global/CIPS yang direvisi untuk bulan Maret, yang akan dipublikasikan pada pukul 08:30 GMT. PMI Manufaktur diperkirakan akan tetap sejalan dengan estimasi awal 44,6.

Analisis Teknis: Pound Sterling bergerak di sekitar Dolar AS di sekitar 1.2900

Pound Sterling diperdagangkan di dalam kisaran perdagangan hari Senin terhadap Dolar AS pada hari Selasa. Pasangan GBP/USD terus bergetar di sekitar Fibonacci retracement 61,8%, yang diplot dari tertinggi akhir September ke terendah pertengahan Januari, dekat 1,2930. Exponential Moving Average (EMA) 20-hari terus memberikan support kepada pasangan ini di sekitar 1,2890.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari mendingin ke dekat 60,00 setelah menjadi jenuh beli di atas 70,00. Seharusnya momentum bullish baru muncul jika RSI melanjutkan perjalanan naik setelah bertahan di atas level 60,00.

Melihat ke bawah, Fibonacci retracement 50% di 1,2770 dan Fibonacci retracement 38,2% di 1,2615 akan berfungsi sebagai zona support kunci bagi pasangan ini. Di sisi atas, level tertinggi 15 Oktober di 1,3100 akan berfungsi sebagai zona resistance kunci.

forex